Kamis, 27 Maret 2014

Meneliti Perilaku Usaha Foto Copy

Nama Usaha : Usaha Foto Copy
Tempat         : Jl. Raya Sukatani
Nama           : Mr. M
1.       Peluang
-          Melayani Pelanggan dengan ramah sehingga pelanggan merasa dilayani dengan baik
-          Banyak ahli dalam Bidang tersebut
-          Tempat nya yang strategis karena denkat sekolah
-          Mudah dijangkau oleh konsumen
-          Harga nya relative murah sama seperti para pesaing
2.       Ancaman
-          Munculnya Usaha serupa
-          Kurangnya Promosi
-          Terkena nya gusuran karena letak nya yang berada di pinggir jalan
-          Barang dagangan terkena banjir
-          Persaingan yang kurang sehat dengan usaha foto copy lain
3.       Kekuatan
-          Memberikan hasil yang sangat memuaskan
-          Banyak ragam barang yang di sediakan
-          Lahan Milik sendiri
-          Harga lebih murah
-          Pelayanan yang baik dan sangat memuaskan
4.       Kelemahan
-          Kurangnya karyawan jadi sedikit lambat
-          Lahan parkir yang sempit karena letak nya yang di pinggir jalan
-          Sering nya mengalami kerusakan pada mesin foto copy
-          Kurang nya sarana dan prasaran seperti tempat duduk untuk kosumen
-          Kesalahan manajemen administrasi dan keuanagan

Selasa, 25 Maret 2014

Passive Voice



Passive Voice
1.       Simple Present Tense
Rumus : subject + to be + verb 3
Contoh :
-          They buy a book everyday
-          A  book is bought by them
2.       Present Continous Tense
Rumus : subject + to be + being + verb 3
Contoh :
-          Roshid is eating an apple
-          An apple is being eaten by Roshid
3.       Present Perpect Tense
Rumus : subject + have/has +been + verb 3
Contoh :
-          Yudi has eaten an mango
-          An manggo has been eaten by yudi
4.       Simple Past Tense
Rumus : subject + to be (was – were) + verb 2
Contoh :
-          I swept the floor yesterday
-          The floor was swept by me
5.       Past Continous Tense
Rumus : subject + to be (was –were) verb 3
-          We were typing a letter
-          A letter was been typed by us
6.       Past Perpect Tense
Rumus : subject + had + been + verb 3
Contoh :
-          Rochman had eaten an seafood
-          An seafood had been eaten by rochman
7.       Simple Future Tense
Rumus : subject + will + be + verb 3
Contoh ;
-          Budi will eat  an apple
-          An apple will be eaten by budi
8.       Future Continous Tense
Rumus : subject + will be + being + verb 3
Contoh :
-          We will be typing a letter
-          A letter will be being typed by us
9.       Future Perpect Tense
Rumus : subject + wil have +been + verb 3
Contoh :
-          Alfian will have eaten an apple
-          An apple will have been eaten by alfian




Belajarbahasainggris-4me.blogspot.com/…/passive- voice-dan-contoh-kalimatnya/
Alwaysfriend.wordpress.com/rumus-passive-voice/

Artikel Perjalananku



                                           Borobudur Temple to the School Holidays
This is my first experience visiting Borobudur Temple, although my trip just a school holiday.
On 30 may 2013 at 14.00noon I went to Borobudur temple. Long story short I got to the area around Yogyakarta at 04.00 and rest awhile.
This is my journey very tiring but it all pays off when you get to the entrance of the Borobudur temple area, my teacher started to buy tickets and immediately given to students. When entering into the Borobudur temple, each visitor must wear batik sarongs have been provided by the clerk. When I see direct Borobudur temple is very beautiful and amazing. Then me and my friends started  to take fictures of photos.
Borobudur temple is the largest temple built by the syailendra dynasty during 800s BC, the structure consistsof three levels, levels below that kamadhatu, then rupadhatu and the highest levels arupadhatu, as well as many existing reliefs carving at Borobudur temple.
 








This is  my experience that is very impressive.

Jumat, 22 November 2013

Manusia dan Keadilan & Manusia dan Pandangan Hidup



     Ilmu Budaya Dasar


                                                           



                Nama                    : Syah Rochman
                NPM                      : 18213732
                Kelas                     : 1EA25
1.       Manusia dan Keadilan
Setiap kehidupan manusia dalam melakukan aktivitas nya pasti pernah mengalami perlakuan yang tidak adil. Jarang sekali kita mengalami perlakuan yg adil dari setiap aktivitas yang kita lakukan. Dimana setiap diri manusia pasti terdapat suatu dorongan atau keinginan untuk berbuat jujur namun terkadang untuk melakukan kejujuran itu sangatlah sulit dan banyak kendala nya yang harus di hadapi, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.
Arti dari keadilan itu sendiri adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori nya, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang sangat besar. Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai. “Kita tidak hidup di dunia yang adil.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan kewajibannya. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.




2.       Manusia Dan Pandangan Hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dalam agama pun diperintahkan untuk bekerja keras. Manusia di batasi oleh kemampuan dalam bekeja keras. Karena kemampuan yang terbatas itulah tingkat kemakmuran manusia satu dengan yang lainnya berbeda. Ada yang fisiknya baik dan adapula yang keahliannya baik.
Oleh sebab itu kita diwajibkan untuk menuntut ilmu. Semakin bertambahnya ilmu maka semakin tinggi derajat seseorang. Menuntut ilmu tidak memandang usia. Dan dianjurkan menuntut ilmu ketika baru lahir sampai ke liang lihat. Jadi ilmu itu tidak ada batas akhirnya.




http://dofadroid.blogspot.com/2012/05/ibd-manusia-dan-pandangan-hidup.html
http://ajisseh39.blogspot.com/2012/11/manusia-dan-pandangan-hidup.html